EMAIL: PASSWORD:
Front Office
UPT. PERPUSTAKAAN
Universitas Esa Unggul


Kampus Emas UEU - Jakarta Barat

Phone : 021-5674223, ext 282
Fax :
E-mail : [email protected]
Website : http://library.esaunggul.ac.id

Support (Customer Service) :
[email protected]








Welcome..guys!

Have a problem with your access?
Please, contact our technical support below:
LIVE SUPPORT


Astrid Chrisafi




! ATTENTION !

To facilitate the activation process, please fill out the member application form correctly and completely
Registration activation of our members will process up to max 24 hours (confirm by email). Please wait patiently

Still Confuse?
Please read our User Guide

Keyword
Mode
Expanded Search (for Free text search only)
 

UEU » Undergraduate Theses » Hukum
Posted by [email protected] at 10/07/2013 11:17:55  •  4390 Views


TINJAUAN YURIDIS MENGENAI KEABSAHAN PENAHANAN DALAM PERKARA PIDANA (STUDI KASUS NO.11/PID.PRAP/2001/PN.JAKSEL)

JUDICIAL REVIEW OF VALIDITY OF DETENTION IN A CRIMINAL CASE

Created by :
SATRIO WIBISONO ( 200741072 )



Subjecthak asasi manusia
hukum pidana
Alt. Subject human right
criminal law
Keywordhak
hukum
pidana
judicial review

Description:

Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awaldilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu-gugat oleh siapapun,di Indonesia sendiri HAM dilindungi melalui berbagai macam Undang-undang namun secara khusus dilindungi oleh UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Ketentuan perundangan-undangan dalam hukum publik seringkali disorot rawan melanggar Hak Asasi Manusia, sehingga dalam hal penerapannya harus hatihati,ketentuan hukum publik yang dimaksud adalah hukum pidana.KUHAP merupakan Undang-undang yang mengatur mengenai Hukum Acara Pidana di Indonesia, sebagai salah satu instrument dalam norma hukum Indonesia, KUHAP harus memberikan perlindungan terhadap hak-hak kemanusiaan. KUHAP sudah mengatur secara jelas mengenai tata cara menegakkan Hukum Acara Pidana, namun pada prakteknya masih saja terjadi penyimpangan,entah dalam proses penyidikan, penangkapan, penahanan dan proses-proses lain yang diatur dalam KUHAP, dan dalam tulisan ini akan lebih menitikberatkan pada keabsahan proses penahanan terhadap tersangka pelaku tindak pidana oleh aparat Kepolisian. Penahanan sebagai salah satu bentuk upaya paksa diatur pada pasal 1 butir 21 KUHAP. Dalam skripsi ini, adapun permasalahan yang akan dibahas adalah tentang bagaimana Ketentuan Perundang-undangan Di Indonesia Mengatur Mengenai Syarat dan Prosedur penahanan, serta Bagaimanakah keabsahan penahanan menurut Hukum Acara Pidana Di Indonesia (Studi Kasus Perkara No.11/Pid.Prap/2001/PN.JakSel). Adapun tipe penelitian hukum yang digunakan penulis adalah tipe penelitian hukum normatif dan yuridis, dimana penulis melakukan suatu penelitian hukum yang mengkaji bahan siap pakai berupa Undang-Undang dan buku-buku untuk mencari jawaban atas permasalahan yang dibahas, penulis juga menganalisa suatu perkara yang telah memiliki kekuatan hokum tetap. Selanjutnya penulis menganalisa dengan metode analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, secara umum penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut; sesuai dengan ketentuan yang ada dalam Pasal 78 UU No. 31 Tahun 1997 yaitu bahwa kewenangan menahan seorang Prajurit TNI ada pada Atasan Yang Berhak Menghukum, bahwa ternyata yang ditentukan dan diatur dalam Pasal 24 ayat (1) adalah tindak pidana korupsi yang pelakunya hanya anggota TNI, tidak dilakukan bersama-sama dengan pejabat sipil lainnya, sehingga menurut ketentuan itu petugas yang melaksanakan tugas Kepolisian represif/ Yustisialnya seharusnya adalah petugas yang ditentukan dalam aturan Acara Pidananya masing-masing, dalam hal ini menurut Pasal 69 UU No. 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer, Sedangkan yang diatur dalam Pasal 26 UU No. 3 Tahun 1971 adalah tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh anggota TNI bersama-sama dengan Pejabat Sipil, karena itu tugas Kepolisian Represif/Yustisialnya.

Contributor:
  1. Panhar Makawi, SH., MH.
Date Create:10/07/2013
Type:Text
Format:pdf
Language:Indonesian
Identifier:UEU-Undergraduate-340
Collection ID:340


Source :
Undergraduate Thesis of Law Faculty

Relation Collection:
Universitas Esa Unggul

Coverage :
Faculty of Law


Publication URL :
https://digilib.esaunggul.ac.id/tinjauan-yuridis-mengenai-keabsahan-penahanan-dalam-perkara-pidana-studi-kasus-no11pidprap2001pnjaksel-96.html




[ Free Download - Free for All ]

  1.  UEU-Undergraduate-96-200741072-Cover_id-coverpdf-2.pdf - 21 KB
  2.  UEU-Undergraduate-96-200741072-Preface-kata-pengantarpdf.pdf - 20 KB
  3.  UEU-Undergraduate-96-200741072-Abstract_id-abstrakpdf.pdf - 15 KB
  4.  UEU-Undergraduate-96-200741072-Table_of_Content-daftar-isipdf.pdf - 13 KB
  5.  UEU-Undergraduate-96-200741072-Approval_Sheet-tanda-persetujuan-pembimbing-skripsipdf.pdf - 18 KB
  6.  UEU-Undergraduate-96-200741072-Chapter1-bab-ipdf.pdf - 41 KB
  7.  UEU-Undergraduate-96-200741072-Bibliography-daftar-pustakapdf-1.pdf - 13 KB

[ FullText Content - Please, register first ]

  1. UEU-Undergraduate-96-200741072-Chapter2-bab-iipdf.pdf - 75 KB
  2. UEU-Undergraduate-96-200741072-Chapter3-bab-iiipdf.pdf - 80 KB
  3. UEU-Undergraduate-96-200741072-Chapter4-bab-ivpdf-1.pdf - 32 KB
  4. UEU-Undergraduate-96-200741072-Chapter5-bab-vpdf.pdf - 15 KB

 10 Similar Document...

     No similar subject found !

 10 Related Document...

     No related subject found !




HELP US !
You can help us to define the exact keyword for this document by clicking the link below :

hak , hukum , judicial , judicial review , pidana , review



POLLING

Bagaimana pendapat Anda tentang repository kami ?

Bagus Sekali
Baik
Biasa
Jelek
Mengecewakan




58500588


Visitors Today : 1
Total Visitor : 1963319

Hits Today : 38467
Total Hits : 58500588

Visitors Online: 1


Calculated since
16 May 2012

You are connected from 172.17.121.29
using CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)


UEU Digital Repository Feeds


Copyright © UEU Library 2012 - 2023 - All rights reserved.
Dublin Core Metadata Initiative and OpenArchives Compatible
Developed by Hassan